<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jejak Hikmah &#8211; Jejak News</title>
	<atom:link href="https://www.jejak-news.com/category/jejak-hikmah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.jejak-news.com</link>
	<description>No Viral No Justice</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Jan 2026 13:15:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://www.jejak-news.com/wp-content/uploads/2024/12/favicon-1-150x150.png</url>
	<title>Jejak Hikmah &#8211; Jejak News</title>
	<link>https://www.jejak-news.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kado HUT ke-33 Kota Tangerang: Pemkot Tebar Diskon Pajak Besar-besaran untuk Akselerasi Pembangunan</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/kado-hut-ke-33-kota-tangerang-pemkot-tebar-diskon-pajak-besar-besaran-untuk-akselerasi-pembangunan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2026 13:14:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jejak Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[#HUTKotaTangerang33]]></category>
		<category><![CDATA[BapendaKotaTangerang]]></category>
		<category><![CDATA[DiskonPBB2026]]></category>
		<category><![CDATA[MarliantyBapenda]]></category>
		<category><![CDATA[PajakDaerah]]></category>
		<category><![CDATA[PBB-P2]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Tangerang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=8249</guid>

					<description><![CDATA[TANGERANG, Jejak News – Menyambut hari jadinya yang ke-33, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi meluncurkan program insentif pajak yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Langkah &#8220;jemput bola&#8221; ini dimulai dengan sosialisasi masif Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di seluruh kecamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIBBAA" data-processed="true" data-complete="true"><strong class="Yjhzub" data-complete="true" data-processed="true">TANGERANG, Jejak News</strong> – Menyambut hari jadinya yang ke-33, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi meluncurkan program insentif pajak yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Langkah &#8220;jemput bola&#8221; ini dimulai dengan sosialisasi masif Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di seluruh kecamatan mulai Januari 2026.</div>
<div data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIBBAA" data-processed="true" data-complete="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIBRAA" data-processed="true" data-complete="true">Transformasi layanan ini bukan sekadar mengejar angka Pendapatan Asli Daerah (PAD), melainkan manifestasi kemitraan antara pemerintah dan warga. Dengan mengusung semangat pembangunan inklusif, Pemkot Tangerang memberikan relaksasi berupa pembebasan denda serta potongan pajak yang signifikan bagi berbagai lapisan masyarakat.</div>
<div class="Fsg96" data-sfc-cp="" data-complete="true" data-processed="true"></div>
<div class="otQkpb" role="heading" aria-level="3" data-animation-nesting="" data-sfc-cp="" data-complete="true" data-processed="true" data-sae=""></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEIBxAA" data-processed="true" data-complete="true">Ketua Tim Pendataan Verifikasi dan Pengolah Data Bapenda Kota Tangerang, Marlianty, menegaskan bahwa sosialisasi ini dibarengi dengan pendistribusian Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) tahun 2026 untuk kategori Buku I, II, dan III.</div>
<div class="Fsg96" data-sfc-cp="" data-processed="true" data-complete="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEICBAA" data-complete="true">&#8220;Kami turun langsung menemui masyarakat untuk memastikan informasi mengenai diskon HUT ke-33 ini tersampaikan dengan utuh. Setiap rupiah pajak yang dibayarkan adalah kontribusi langsung warga bagi suksesnya pembangunan dan kesejahteraan bersama di Kota Tangerang,&#8221; ujar Marlianty saat memberikan paparan di Aula Kecamatan Ciledug, Kamis (22/1/2026).</div>
<div data-sfc-cp="" data-hveid="CAEICBAA" data-complete="true"></div>
<div class="Y3BBE" data-sfc-cp="" data-hveid="CAEICRAA" data-processed="true" data-complete="true">Senada dengan hal tersebut, Camat Ciledug, Ayi Nuryadin, mengapresiasi tingginya antusiasme warga. Ia menginstruksikan jajaran RT dan RW untuk mengawal informasi ini agar manfaat diskon dapat dirasakan maksimal oleh seluruh elemen masyarakat.</div>
<div class="Fsg96" data-sfc-cp="" data-processed="true" data-complete="true"></div>
<div class="otQkpb" role="heading" aria-level="3" data-animation-nesting="" data-sfc-cp="" data-processed="true" data-sae="" data-complete="true"><strong class="Yjhzub" data-complete="true">Rincian Program Diskon Spesial HUT ke-33 (19 Januari – 31 Maret 2026):</strong></div>
<ul class="KsbFXc U6u95" data-processed="true" data-complete="true">
<li data-hveid="CAEICxAA" data-complete="true" data-sae=""><span class="T286Pc" data-sfc-cp="" data-complete="true">Bebas Denda: Penghapusan denda PBB-P2 hingga masa pajak tahun 2025.</span></li>
<li data-hveid="CAEICxAB" data-complete="true" data-sae=""><span class="T286Pc" data-sfc-cp="" data-complete="true">Diskon Tunggakan (1994-2014): Potongan sebesar 25 persen.</span></li>
<li data-hveid="CAEICxAC" data-sae="" data-complete="true"><span class="T286Pc" data-sfc-cp="" data-complete="true">Potongan Berjenjang SPPT 2026:</span>
<ul class="KsbFXc U6u95" data-complete="true">
<li data-hveid="CAEICxAD" data-complete="true" data-sae=""><span class="T286Pc" data-sfc-cp="" data-complete="true">Buku I (0 &#8211; Rp100.000): Diskon 20%</span></li>
<li data-hveid="CAEICxAE" data-complete="true" data-sae=""><span class="T286Pc" data-sfc-cp="" data-complete="true">Buku II (Rp100.001 &#8211; Rp500.000): Diskon 10%</span></li>
<li data-hveid="CAEICxAF" data-complete="true" data-sae=""><span class="T286Pc" data-sfc-cp="" data-complete="true">Buku III (Rp500.001 &#8211; Rp2 Juta): Diskon 6%</span></li>
<li data-hveid="CAEICxAG" data-complete="true" data-sae=""><span class="T286Pc" data-sfc-cp="" data-complete="true">Buku IV (Rp2 Juta &#8211; Rp5 Juta): Diskon 4%</span></li>
<li data-hveid="CAEICxAH" data-sae="" data-complete="true"><span class="T286Pc" data-sfc-cp="" data-complete="true">Buku V (&gt; Rp5 Juta): Diskon 3%</span></li>
</ul>
</li>
</ul>
<p>(Jeki Irawan)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tembus Aceh Tamiang, Kemensos Kirim Logistik dengan Kapal dan Helikopter</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/tembus-aceh-tamiang-kemensos-kirim-logistik-dengan-kapal-dan-helikopter/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2025 10:52:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jejak Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[Gus Ipul]]></category>
		<category><![CDATA[Wamensos]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=6527</guid>

					<description><![CDATA[JN-Kementerian Sosial memberikan atensi khusus terhadap penanganan bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, terutama di wilayah yang masih terisolasi seperti Aceh Tamiang. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa seluruh wilayah terdampak di Aceh, Sumbar, dan Sumut mendapatkan atensi, dengan prioritas pada daerah yang hingga kini masih sulit dijangkau. “Kita utamakan daerah-daerah yang masih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JN-Kementerian Sosial memberikan atensi khusus terhadap penanganan bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, terutama di wilayah yang masih terisolasi seperti Aceh Tamiang.</p>
<div class="col-12">
<div>
<div>Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa seluruh wilayah terdampak di Aceh, Sumbar, dan Sumut mendapatkan atensi, dengan prioritas pada daerah yang hingga kini masih sulit dijangkau.</div>
<div></div>
<div>“Kita utamakan daerah-daerah yang masih terisolir untuk memastikan dukungan logistik terpenuhi. Aceh Tamiang salah satunya,” kata Gus Ipul Rabu  (3/12/2025).</div>
<div></div>
<div>Gus Ipul menyampaikan akses darat menuju beberapa wilayah di Aceh Tamiang diperkirakan mulai dapat dilalui kendaraan roda empat. Dengan perkembangan ini, Kemensos segera mengirim buffer stock logistik mulai besok pagi, setelah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).</div>
<div></div>
<div>Bantuan logistik yang dikirim antara lain makanan siap saji, pakaian untuk ibu dan anak, obat-obatan, tenda pengungsian dan tenda anak, matras, beras dan kebutuhan dasar lainnya.</div>
<div></div>
<div>Pengiriman bantuan juga dilakukan melalui kapal yang dikawal langsung oleh Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo. Secara paralel, distribusi lewat udara juga disiapkan.</div>
<div></div>
<div>“Kita juga akan menggunakan helikopter yang disediakan BNPB untuk menyalurkan lewat udara,” kata Gus Ipul.</div>
<div></div>
<div>Pola distribusi ganda, laut dan udara, ini akan terus dioptimalkan untuk menjangkau kantong-kantong pengungsian yang masih sulit dicapai.</div>
<div></div>
<div>Selain Kemensos dan BNPB, unsur TNI dan Polri turut mengirimkan personel dan logistik sehingga penanganan berlangsung secara simultan. Koordinasi intensif juga dilakukan antara Kemensos, BNPB, pemerintah kabupaten/kota, serta Polda dan unsur daerah lainnya untuk mempercepat penanganan.</div>
<div></div>
<div>“Bupati (Aceh Tamiang) tadi melaporkan masih ada sekitar 10 kecamatan yang terisolir, sementara dua kecamatan sudah mulai terbuka aksesnya. Besok mudah-mudahan bertambah,” ujarnya.</div>
<div></div>
<div>Gus Ipul juga melaporkan bahwa total bantuan yang telah disalurkan hingga malam ini mencapai sekitar Rp25 miliar, baik dalam bentuk natura maupun dukungan operasional dapur umum. Dana tersebut termasuk belanja bahan baku dan pembiayaan SDM.</div>
<div></div>
<div>Kemensos mengoperasikan sekitar 30 dapur umum, baik yang dikelola masyarakat maupun yang dibangun bersama dinas sosial setempat yang tersebar di tiga provinsi. Selain itu, lebih dari 570 SDM Taruna Siaga Bencana (Tagana) dikerahkan untuk mendukung operasional dapur umum, mampu menghasilkan sekitar 80 ribu bungkus makanan setiap hari.</div>
<div></div>
<div>Menanggapi kebutuhan hunian sementara dan hunian tetap, Gus Ipul menjelaskan bahwa penanganan pembangunan huntara dipimpin oleh Kepala BNPB. Prosesnya telah memasuki tahap identifikasi dan perencanaan, yang dilakukan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Kementerian PUPR, serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).</div>
<div></div>
<div>Kemensos juga akan menyalurkan santunan untuk ahli waris korban meninggal sebesar Rp15 juta, dan bantuan Rp5 juta bagi korban luka berat. Setelah asesmen lanjutan, pemerintah akan menyiapkan program pemberdayaan bagi warga yang kehilangan rumah, pekerjaan, maupun mata pencaharian.</div>
<div></div>
<div>“Ini kerja bersama, sinergi, dan gotong royong untuk menindaklanjuti arahan Bapak Presiden,” tegas Gus Ipul.</div>
<div></div>
<div>Berdasarkan data Rekapitulasi Terdampak Bencana yang ditampilkan Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor Sumatera Tahun 2025 BNPB pada Rabu 3 Desember pagi, tercatat jumlah korban meninggal mencapai 753 orang dan 650 orang dinyatakan hilang. Selain itu tercatat 2600 warga mengalami luka-luka.</div>
<div></div>
<div>Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada akhir November 2025 tersebut berdampak pada jutaan penduduk di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatra Barat. Titik lokasi bencana tersebar di 50 kabupaten/ kota mengakibatkan ribuan rumah, fasilitas umum, sekolah dan jembatan rusak serta ratusan ribu orang terpaksa mengungsi.(IMH)</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KemenP2MI Siap Bersinergi Lintas Sektor untuk Tangani Permasalahan Anak Pekerja Migran Indonesia</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/kemenp2mi-siap-bersinergi-lintas-sektor-untuk-tangani-permasalahan-anak-pekerja-migran-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Nov 2025 07:10:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jejak Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[FGD]]></category>
		<category><![CDATA[KemenP2MI]]></category>
		<category><![CDATA[KPAI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=6254</guid>

					<description><![CDATA[JN-Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) melalui Direktorat Reintegrasi dan Penguatan Keluarga Direktorat Jenderal Pemberdayaan berkomitmen dalam penanganan permasalahan anak Pekerja Migran Indonesia. Hal ini menjadi pembahasan dalam Focus Group Discussion (FGD): Sinergi Lintas Sektor dalam Penanganan Permasalahan Anak Pekerja Migran Indonesia yang digelar di Kota Bogor, Senin (24/11/2025). Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Pemberdayaan KemenP2MI, Muh Fachri, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JN-Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) melalui Direktorat Reintegrasi dan Penguatan Keluarga Direktorat Jenderal Pemberdayaan berkomitmen dalam penanganan permasalahan anak Pekerja Migran Indonesia. Hal ini menjadi pembahasan dalam <em>Focus Group Discussion </em>(FGD): Sinergi Lintas Sektor dalam Penanganan Permasalahan Anak Pekerja Migran Indonesia yang digelar di Kota Bogor, Senin (24/11/2025).</p>
<p>Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Pemberdayaan KemenP2MI, Muh Fachri, menegaskan komitmen KemenP2MI dalam menangani anak Pekerja Migran Indonesia, dimulai dengan pemberian hak-hak anak, mulai dari hak kewarganegaraan, hak kependudukan, dan hak jaminan sosial. Diskusi ini diharapkan dapat melahirkan rekomendasi yang sesuai bagi anak-anak Pekerja Migran Indonesia tersebut. Demi mewujudkan hal tersebut, Fachri menegaskan bahwa KemenP2MI siap sinergi dengan sektor lainnya, termasuk bersinergi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Sosial (Kemensos), dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).</p>
<p>“Negara harus hadir dari hulu hilir dalam setiap permasalahan Pekerja Migran Indonesia, oleh karena itu forum ini diharapkan melahirkan rekomendasi-rekomendasi yang menjadi jalan keluar untuk penanganan permasalahan anak-anak Pekerja Migran Indonesia,” tutur Much Fachri.</p>
<p>Senada dengan Muh Fachri, Direktur Reintegrasi dan Penguatan Keluarga Direktorat Jenderal Pemberdayaan KemenP2MI, Hadi Wahyuningrum, saat membuka forum diskusi berharap, melalui diskusi ini diharapkan tercipta sebuah ekosistem baru yang komprehensif dalam pelindungan anak-anak Pekerja Migran Indonesia.</p>
<p>“Forum ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi dalam memastikan pelindungan terbaik bagi anak Pekerja Migran Indonesia, sebagai wujud nyata bahwa negara hadir dalam melindungi warga negaranya dan komitmen melaksanakan mandat konstitusi,” ucap Hadi Wahyuningrum.</p>
<p>Dalam diskusi ini, hadir sebagai narasumber di antaranya, Kasubdit Kawasan Timur Tengah Direktorat Pelindungan WNI Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri, Tafwid Mulia, yang menyampaikan tentang pedoman pemulangan anak Pekerja Migran Indonesia dari luar negeri. Lalu, Ketua tim Fasilitasi Pencatatan Kelahiran, Kematian, dan Perubahan Status Kewarganegaraan pada Direktorat Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Yusnaini Bachari, yang menerangkan terkait pelayanan dokumen catatan sipil bagi anak Pekerja Migran Indonesia.</p>
<p>Narasumber lainnya yakni, Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kementerian Sosial, MK Agung Suhartoyo, yang memaparkan terkait rehabilitasi sosial bagi anak telantar. Narasumber terakhir yakni, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Ai Rahmayanti, menerangkan tentang perlindungan anak dan kebijakan keselamatan anak.(IMH)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia Resmi membuka Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1447 H/2026 M</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/kementerian-haji-dan-umrah-republik-indonesia-resmi-membuka-seleksi-petugas-penyelenggara-ibadah-haji-ppih-1447-h-2026-m/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Nov 2025 12:26:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jejak Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PPIH Arab Saudi]]></category>
		<category><![CDATA[PPIH Kloter]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=6175</guid>

					<description><![CDATA[JN-Bismillah, Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia Resmi membuka Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1447 H/2026 M untuk formasi: ▫️ PPIH Kloter (Ketua Kloter &#38; Pembimbing Ibadah) ▫️ PPIH Arab Saudi (Akomodasi, Konsumsi, Transportasi, Bimbingan Ibadah, dan SISKOHAT) ️ Pendaftaran dibuka: 22–28 November 2025 Daftar hanya melalui: https://petugas.haji.go.id Seleksi dilakukan transparan, akuntabel, tanpa biaya dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JN-Bismillah, Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia Resmi membuka Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1447 H/2026 M untuk formasi:</p>
<p><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/25ab.png" alt="▫" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> PPIH Kloter (Ketua Kloter &amp; Pembimbing Ibadah)</p>
<p><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/25ab.png" alt="▫" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> PPIH Arab Saudi (Akomodasi, Konsumsi, Transportasi, Bimbingan Ibadah, dan SISKOHAT)</p>
<p> Pendaftaran dibuka: 22–28 November 2025</p>
<p>Daftar hanya melalui: <a href="https://petugas.haji.go.id/">https://petugas.haji.go.id</a></p>
<p>Seleksi dilakukan transparan, akuntabel, tanpa biaya dan bebas gratifikasi.</p>
<p>Menjadi petugas haji bukan sekadar tugas, tetapi amanah, pelayanan, dan ibadah.<br />
Kami mengundang putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung dalam pelayanan jamaah haji Indonesia.</p>
<p><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/26a0.png" alt="⚠" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Catatan Penting:<br />
Seluruh informasi resmi terkait seleksi hanya disampaikan melalui:</p>
<ul>
<li>Akun resmi Kemenhaj RI (IG,X,FB,Tiktok,YouTube)</li>
<li>Website haji.go.id</li>
<li>Kantor Kemenhaj</li>
<li>Rilis melalui Media Massa</li>
</ul>
<p>Mohon waspada terhadap informasi tidak resmi, oknum, Maupun permintaan biaya dalam bentuk apa pun dalam proses Seleksi.(IMH)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kisah Apriyanti, Guru Beragama Kristen yang Mengajar di Madrasah</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/kisah-apriyanti-guru-beragama-kristen-yang-mengajar-di-madrasah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2025 07:25:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jejak Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Apriyanti]]></category>
		<category><![CDATA[Beragama Keristen]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah Guru]]></category>
		<category><![CDATA[Madrasah]]></category>
		<category><![CDATA[Mengajar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=5954</guid>

					<description><![CDATA[JN-Namanya Apriyanti Br Marpaung. Biasa dipanggil Apriyanti. Dia tahun ini lulus CPNS Kementerian Agama, dengan tugas mengajar Matematika. Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Tapanuli Utara menjadi tempat pengabdiannya. Hari pertama mengajar di MTsN Tapanuli Utara, Apriyanti merasa diperhatikan. Beberapa pasang mata menatapnya dengan rasa heran. Bukan karena guru baru, tapi karena dia beragama Kristen. Ada yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<header class="sticky print:hidden top-0 z-40 border-b border-base-300 drop-shadow-accent bg-base-100/80 backdrop-blur-glass ">
<div class="container mx-auto px-4">
<div class="flex h-16 items-center justify-between gap-4">JN-Namanya Apriyanti Br Marpaung. Biasa dipanggil Apriyanti. Dia tahun ini lulus CPNS Kementerian Agama, dengan tugas mengajar Matematika. Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Tapanuli Utara menjadi tempat pengabdiannya.</div>
</div>
</header>
<p><main class="flex-1"></p>
<article class="py-6">
<div class="container mx-auto px-4">
<div class="mx-auto max-w-4xl">
<div class="article-content md:mx-20">
<p>Hari pertama mengajar di MTsN Tapanuli Utara, Apriyanti merasa diperhatikan. Beberapa pasang mata menatapnya dengan rasa heran. Bukan karena guru baru, tapi karena dia beragama Kristen.</p>
<p>Ada yang bertanya, “Kok guru Kristen ngajar di madrasah?” Apriyanti mengaku tidak terusik, tapi menjadikannya sebagai titik awal menguatkan moderasi beragama.</p>
<p>Apriyanti Br Marpaung adalah putri pasangan Sahala Marpaung dan Harinta Br Purba. Dia anak keempat dari empat bersaudara yang lahir di Rantau Perapat di tengah keluarga Nasrani. Ia dididik dari keluarga yang sederhana hingga lulus di Universitas Negeri Medan dan lulus CPNS 2025 dengan penempatan di MTsN Tapanuli Utara.</p>
<p>Kepada humas, Rabu (19/11/2025), setiap hari Apriyanti mengaku belajar hal baru. Apriyanti melihat bagaimana para siswa dan rekan guru menjalankan nilai-nilai Islam dengan penuh ketulusan. Apriyanti belajar memahami budaya, tradisi, dan kegiatan keagamaan mereka, bukan sebagai sesuatu yang membatasi, tetapi sebagai pengetahuan yang memperkaya.</p>
<p>“Yang membuat hati saya terharu, mereka pun menerima saya apa adanya mereka menghargai keyakinan saya, cara saya beribadah, dan setiap langkah yang saya ambil sebagai seorang pendidik,” ungkapnya.</p>
<p>Di madrasah ini, perbedaan tidak menjadi dinding. Ia menjadi jembatan tempat kami saling menyapa, saling mendengar, dan saling menguatkan.</p>
<p>Apriyanti semakin yakin bahwa moderasi beragama bukanlah sekadar teori yang hanya dibahas dalam seminar atau modul pelatihan. Moderasi adalah sikap. Ia hadir dalam cara kita menyapa, dalam bagaimana kita memahami orang lain, dan dalam keberanian kita untuk bekerja sama meskipun berbeda keyakinan.</p>
<p>Mengajar matematika di lingkungan madrasah membuat Apriyanti melihat bahwa keberagaman itu bukan sesuatu yang harus ditakuti. Justru keberagaman lah yang membuat masyarakat tumbuh dan lebih terbuka. Keberagaman menjadikan seseorang menyadari bahwa di balik label agama yang berbeda, semua tetap manusia yang sama-sama ingin dihargai dan menghargai.</p>
<p>Apriyanti bangga menjadi bagian dari perjalanan ini. Bangga berdiri di madrasah, mengajar dengan hati, dan menunjukkan bahwa perbedaan bukan alasan untuk menjauh tapi alasan untuk semakin mendekat, belajar, dan mengasihi.</p>
<p>“Karena pada akhirnya, damai itu lahir ketika kita berani menjadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan ancaman. Dan saya menemukan kedamaian itu di tempat yang mungkin tidak semua orang sangka, sebuah madrasah yang menjadi rumah bagi harmoni di tengah keberagaman,” tandasnya.(R/SDA)</p>
</div>
</div>
</div>
</article>
<p></main>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Muhammadiyah Dorong Kader Ulama Belajar ke Seluruh Dunia, Tak Cukup Studi Agama</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/muhammadiyah-dorong-kader-ulama-belajar-ke-seluruh-dunia-tak-cukup-studi-agama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2025 07:10:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jejak Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Dorong Kader Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Seluruh Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Studi Agama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=5267</guid>

					<description><![CDATA[JN-Perkembangan pemeluk agama Islam di dunia terus bertambah, sehingga dibutuhkan lebih banyak mubalig maupun kader ulama untuk membimbing umat di tengah zaman yang dinamis dan tak terarah ini. Pesan itu disampaikan oleh Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Fathurrahman Kamal pada Ahad (2/11) dalam Kajian Ahad Pertama di Masjid Al Fallah, Kabupaten Tulungagung. Menambah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JN-Perkembangan pemeluk agama Islam di dunia terus bertambah, sehingga dibutuhkan lebih banyak mubalig maupun kader ulama untuk membimbing umat di tengah zaman yang dinamis dan tak terarah ini.</p>
<p>Pesan itu disampaikan oleh Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Fathurrahman Kamal pada Ahad (2/11) dalam Kajian Ahad Pertama di Masjid Al Fallah, Kabupaten Tulungagung.</p>
<p>Menambah kader ulama itu, sambung Fathur, santri dan kader Muhammadiyah harus memiliki semangat menuntut ilmu di seluruh penjuru dunia, mulai dari Timur Tengah sampai Barat – dan tak hanya belajar tentang studi agama.</p>
<p>“Jadi jangan cukup belajar di Indonesia. Dan bukan hanya studi Islam, kalian bisa mengambil ilmu pengetahuan selain studi Islam,” pesan Fathurrahman Kamal.</p>
<p>Oleh karena itu, rencana studi bagi kader-kader Muhammadiyah harus direncanakan sejak dini. Seraya tetap mengabdikan diri di Persyarikatan Muhammadiyah yang tidak boleh putus perjuangan.</p>
<div class="jnews_inline_related_post_wrapper left half">
<div class="jnews_inline_related_post">
<div class="jeg_postblock_29 jeg_postblock jeg_module_hook jeg_pagination_nextprev jeg_col_1o3 jnews_module_77759_0_690af6c641fbb   " data-unique="jnews_module_77759_0_690af6c641fbb">
<div class="jeg_block_navigation">
<div class="jeg_block_nav "><i class="fa fa-angle-left"></i> “Seperti pesan Umar bin Khattab, Islam tidak mungkin dapat ditegakkan kecuali dengan adanya suatu jemaah. Tapi jemaah di sini – jemaah yang bersatu padu di atas kebenaran,” ungkapnya.</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p>Fathurrahman juga menjelaskan pemilihan nama Muhammadiyah – menurutnya, tidak hanya bermakna sebagai pengikut Nabi Muhammad. Melainkan pengikut Nabi Muhammadiyah secara totalitas dalam seluruh aspek kehidupan.</p>
<p>“Setiap tarikan dan hembusan nafas kehidupan kita selalu membawa misi ajaran baginda Rasulullah,” imbuhnya.</p>
<p>Pada kesempatan ini, Fathurrahman Kamal juga menekankan tentang pentingnya persatuan jemaah atau warga Muhammadiyah yang dilandasi oleh cinta karena Allah SWT.</p>
<p>Ikatan cinta karena Allah, katanya, dapat membantu anak manusia dalam melewati hisab dengan baik. Sebab dari persaksian mereka, dapat meringankan timbangan keburukan anak manusia.(R/SDA)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Urutan Wali Nikah bagi Pengantin Perempuan</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/urutan-wali-nikah-bagi-pengantin-perempuan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2025 13:36:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jejak Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Pengantin]]></category>
		<category><![CDATA[Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[Urutan]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Nikah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=4883</guid>

					<description><![CDATA[JN-Dalam sebuah acara pernikahan, wali bagi pengantin perempuan memiliki peran yang sangat penting. Kehadirannya bukan sekadar pelengkap dalam prosesi akad nikah, tetapi menjadi salah satu pihak yang bisa menentukan keabsahan pernikahan. Rasulullah ﷺ bersabda: &#160; لَا نِكَاحَ إِلَّا بِوَلِيٍّ Artinya, “Tidak sah pernikahan kecuali dengan wali,” (HR Ahmad). Hadits tersebut menegaskan bahwa keberadaan wali menjadi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<header class="main-header header-style-1 font-weight-500">
<div class="header-sticky shadow-sm d-print-none sticky-bar">
<div class=" align-self-center">
<div class="mobile_menu d-lg-none d-block">
<div class="scrollmenu border-bottom">JN-Dalam sebuah acara pernikahan, wali bagi pengantin perempuan memiliki peran yang sangat penting. Kehadirannya bukan sekadar pelengkap dalam prosesi akad nikah, tetapi menjadi salah satu pihak yang bisa menentukan keabsahan pernikahan. Rasulullah ﷺ bersabda:</div>
</div>
</div>
</div>
</header>
<p>&nbsp;</p>
<div class="container">
<div class="row">
<div class="col-lg-8">
<div class="single-content2">
<article class="entry-wraper mb-50">
<div class="entry-main-content">
<p>لَا نِكَاحَ إِلَّا بِوَلِيٍّ</p>
<p>Artinya, “<em>Tidak sah pernikahan kecuali dengan wali</em>,” (HR Ahmad).</p>
<p>Hadits tersebut menegaskan bahwa keberadaan wali menjadi salah satu rukun yang harus dipenuhi dalam prosesi akad nikah. Mengingat hal itu, Islam telah mengatur urutan wali nikah agar ketika seorang wali berhalangan, posisinya dapat digantikan oleh wali di urutan berikutnya.</p>
<p>Syekh Taqiyuddin Al-Hishni dalam kitab <em>Kifayatul Akhyar</em> (Beirut, Darul Khair: 1991/h. 356) menjelaskan, seseorang yang akan menjadi wali dalam akad nikah harus memiliki 6 persyaratan, yaitu: (1) beragama Islam, (2) baligh, (3) berakal, (4) merdeka atau bukan hamba sahaya, (5) berjenis kelamin laki-laki, dan (6) adil atau tidak fasiq.</p>
<p>Syekh Taqiyuddin kemudian menjelaskan urutan wali nikah, yaitu sebagaimana berikut:</p>
<ol>
<li>Ayah</li>
<li>Kakek (ayah dari ayah)</li>
<li>Saudara laki-laki kandung</li>
<li>Saudara laki-laki seayah</li>
<li>Anak dari saudara laki-laki kandung (keponakan)</li>
<li>Anak dari saudara laki-laki seayah (keponakan)</li>
<li>Paman (adik/kakak ayah)</li>
<li>Anak dari paman (sepupu)</li>
</ol>
<p>Sementara itu, dalam Peraturan Mentari Agama (PMA) Nomor 30 Tahun 2024 tentang Pencatatan Pernikahan menyebutkan urutan wali nikah yang lebih rinci, yaitu sebagaimana berikut:</p>
<ol>
<li>Bapak kandung;</li>
<li>Kakek, ayah dari ayah;</li>
<li>​​​​​​​Buyut, yaitu bapak dari kakek;</li>
<li>Saudara laki-laki sebapak dan seibu;</li>
<li>Saudara laki-laki sebapak;</li>
<li>Anak laki-laki dari saudara laki-laki sebapak dan seibu;</li>
<li>Anak laki-laki dari saudara laki-laki sebapak;</li>
<li>Paman, yaitu saudara laki-laki bapak sebapak dan seibu;</li>
<li>Paman sebapak, yaitu saudara laki-laki bapak sebapak;</li>
<li>Anak paman sebapak dan seibu;</li>
<li>Anak paman sebapak;</li>
<li>Cucu paman sebapak dan seibu;</li>
<li>Cucu paman sebapak;</li>
<li>Paman bapak sebapak dan seibu;</li>
<li>Paman bapak sebapak;</li>
<li>Anak paman bapak sebapak dan seibu; dan</li>
<li>Anak paman bapak sebapak​​​​​​​​​​​​​​</li>
</ol>
<p>Dengan demikian, kedudukan wali nikah dalam syariat Islam sangat penting dan menjadi salah satu rukun sahnya pernikahan. Oleh sebab itu, Islam menetapkan urutan wali nikah sebagaimana di atur dalam ilmu fiqih. <em>Wallahu a’lam</em>.(R/SDA)</p>
</div>
</article>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengapa Doa Kita Belum Dikabulkan? Inilah 6 Hikmahnya</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/mengapa-doa-kita-belum-dikabulkan-inilah-6-hikmahnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2025 13:20:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jejak Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Belum Dikabulkan]]></category>
		<category><![CDATA[Inilah 6 Hikmahnya]]></category>
		<category><![CDATA[Mengapa Doa Kita]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=4875</guid>

					<description><![CDATA[JN-Berdoa merupakan sarana seorang hamba untuk menyampaikan segala keinginan, harapan, cita-cita, hingga keluh kesah kepada Allah. Tidak hanya itu, berdoa pun menjadi bukti lemahnya seorang hamba di hadapan Sang Pencipta. Mengingat hal tersebut, Allah memerintahkan hamba-Nya untuk senantiasa berdoa dan Allah akan mengabulkan doanya tersebut. Hal ini sebagaimana firman-Nya dalam Surat Ghafir ayat 60: وَقَالَ [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<aside id="sidebar-wrapper" class="custom-scrollbar offcanvas-sidebar d-print-none ps ps--active-x ps--active-y">
<div class="sidebar-inner">
<div class="sidebar-widget widget_categories mb-30 mt-30">
<div class="widget-header-2 position-relative">
<h5 class="mt-5 mb-15"><span style="font-size: 16px;">JN-Berdoa merupakan sarana seorang hamba untuk menyampaikan segala keinginan, harapan, cita-cita, hingga keluh kesah kepada Allah. Tidak hanya itu, berdoa pun menjadi bukti lemahnya seorang hamba di hadapan Sang Pencipta. Mengingat hal tersebut, Allah memerintahkan hamba-Nya untuk senantiasa berdoa dan Allah akan mengabulkan doanya tersebut. Hal ini sebagaimana firman-Nya dalam Surat Ghafir ayat 60:</span></h5>
</div>
</div>
</div>
</aside>
<p><main class="pt-40"></p>
<div class="container">
<div class="row">
<div class="col-lg-8">
<div class="single-content2">
<article class="entry-wraper mb-50">
<div class="entry-main-content">
<p>وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْ</p>
<p>Artinya: &#8220;<em>Tuhanmu berfirman, &#8216;Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan)</em>.&#8221;</p>
<p>Dalam kenyataannya, walaupun kita sudah berkali-kali berdoa kepada Allah namun tidak jarang doa yang dipanjatkan itu tidak kunjung dikabulkan. Mengenai hal ini, Ibnul Jauzi dalam kitab <em>Shaidul Khatir</em> (Riyadh, Madarul Wathan: 2016/h.117-119) menjelaskan, setidaknya ada 6 hikmah di balik doa yang tidak segera dikabulkan oleh Allah, yaitu sebagaimana berikut:</p>
<p><strong>1. Bukti Kekuasaan Allah</strong></p>
<p>Doa yang tidak belum dikabulkan menjadi bukti bahwa Allah Maha Kuasa dan Maha Berkehendak atas segala sesuatu. Sebagai pemilik alam semesta dan segala isinya, Allah berhak memberi atau menahan apa pun sesuai dengan kehendak dan kekuasaan-Nya, bahkan ketika doa dikabulkan itu semata-mata merupakan bentuk kasih sayang Allah kepada makhluk-Nya.</p>
<p><strong>2. Obat yang Menyehatkan Jiwa</strong></p>
<p>Terkadang, setiap peristiwa yang tidak menyenangkan justru mengandung banyak kebaikan. Ibnul Jauzi mengumpakannya seperti dokter yang memberikan obat pada pasiennya. Bagi pasien, obat itu akan dianggap pahit dan menyakitkan, namun beberapa saat kemudian obat tersebut akan memberi kesehatan dan kenyamanan. Bisa jadi, doa yang belum dikabulkan hari ini adalah obat yang sedang bekerja untuk menyembuhkan penyakit hati dan memberikan kesehatan jiwa.</p>
<p><strong>3. Menunggu Waktu yang Tepat</strong></p>
<p>Seorang muslim hendaknya tetap husnudzan (berprasangka baik) kepada Allah ketika doanya tidak segera dikabulkan. Bisa jadi, Allah akan mengabulkan doa tersebut di waktu yang tepat, yaitu ketika jiwa dan raga telah “satu server” dengan apa yang diinginkan dalam doa tersebut.</p>
<p>Misalnya, saat berdoa menginginkan rezeki yang melimpah, bisa jadi akan dikabulkan ketika hati sudah mampu memandang harta hanya sebagai titipan. Penundaan ini didasari oleh kasih sayang, sebagaimana anak kecil yang meminta pisau, orang tuanya baru akan memberikannya ketika ia telah cukup dewasa dan mampu menggunakannya dengan bijak.</p>
<p><strong>4. Sarana Introspeksi</strong></p>
<p>Bagi seorang muslim, ketika doa yang selalu dipanjatkan tak kunjung dikabulkan oleh Allah, hendaknya hal itu menjadi sarana introspeksi. Bisa jadi di dalam diri kita ada sesuatu yang menjadi <a href="https://kemenag.go.id/hikmah/6-penghalang-terkabulnya-doa-dari-makanan-haram-hingga-maksiat-hYKvu">penghalang dikabulkannya doa</a> tersebut, seperti ada harta haram yang dikonsumsi, ada dosa yang belum ditobati, saat berdoa hati lalai mengingat Allah, dan sejenisnya. Untuk itu, langkah terbaik dalam menghadapi situasi seperti ini adalah dengan segera bertobat dan memohon ampunan kepada Allah.</p>
<p><strong>5. Karunia Allah</strong></p>
<p>Ketika doa tak kunjung dikabulkan, bisa jadi hal itu merupakan momentum yang tepat untuk mempertimbangkan kemaslahatan diri. Mungkin saja dengan belum atau tidak dikabulkannya doa tersebut menjadi sebuah karunia, sebab Allah lebih mengetahui yang terbaik untuk hamba-Nya. Allah berfirman dalam Surat Al-Baqarah ayat 216:</p>
<p>وَعَسٰٓى اَنْ تَكْرَهُوْا شَيْـًٔا وَّهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْۚ وَعَسٰٓى اَنْ تُحِبُّوْا شَيْـًٔا وَّهُوَ شَرٌّ لَّكُمْۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ وَاَنْتُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ</p>
<p>Artinya: “<em>Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu baik bagimu dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu buruk bagimu. Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui</em>.”</p>
<p><strong>6. Jalan Mendekatkan Diri kepada Allah</strong></p>
<p>Doa yang belum dikabulkan terkadang menjadi jalan untuk terus mendekatkan diri kepada Allah. Dengan ditundanya pengabulan doa itu, Allah menginginkan hamba-Nya terus berdoa, memohon, dan bergantung kepada-Nya. Hal ini diumpamakan seperti pengamen yang punya suara merdu, pihak yang mendengarkan menjadi senang jika ia terus bernyanyi dan akan memberikan imbalan yang cukup memuaskan.</p>
<p>Demikian 6 hikmah di balik doa yang tak kunjung dikabulkan. Hal ini memberikan gambaran kepada umat Islam agar tidak pernah putus asa, bosan, apalagi sampai berhenti berdoa. Selain karena perintah langsung dari Allah, berdoa juga bisa menjadi sarana untuk memperkuat keimanan, membersihkan hati, dan menumbuhkan ketenangan jiwa. <em>Wallahu a’lam.(R/SDA)</em></p>
</div>
</article>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p></main></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PTMA Jadi Pusat Inovasi Pertanian, Dorong Kedaulatan dan Kesejahteraan Pangan</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/ptma-jadi-pusat-inovasi-pertanian-dorong-kedaulatan-dan-kesejahteraan-pangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2025 10:33:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jejak Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Dorong Kedaulatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesejahteraan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[PTMA]]></category>
		<category><![CDATA[Pusat Inovasi Pertanian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=4871</guid>

					<description><![CDATA[JN-Sektor pertanian sampai sejauh ini masih menjadi penopang utama perekonomian Indonesia. Akan tetapi teknologi pertanian Indonesia masih mengalami stagnasi dan tertinggal. Situasi ini mendorong Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) untuk melakukan riset dan inovasi di bidang pertanian, termasuk juga penyediaan varietas unggul menjadi prioritas strategis di PTMA. Hal itu disampaikan oleh Ketua Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JN-Sektor pertanian sampai sejauh ini masih menjadi penopang utama perekonomian Indonesia. Akan tetapi teknologi pertanian Indonesia masih mengalami stagnasi dan tertinggal.</p>
<p>Situasi ini mendorong Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA) untuk melakukan riset dan inovasi di bidang pertanian, termasuk juga penyediaan varietas unggul menjadi prioritas strategis di PTMA.</p>
<p>Hal itu disampaikan oleh Ketua Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Bambang Setiaji pada (28/10) dalam acara Penandatanganan MoU antara 29 PTMA dengan Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kementerian Pertanian RI.</p>
<p>Dalam acara yang digelar di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) itu, Bambang Setiaji menyebut, 25 persen masyarakat Indonesia hidup dari sektor pangan – termasuk pertanian.</p>
<p>“Artinya peningkatan mutu pertanian berarti meningkatkan kesejahteraan bangsa. Maka PTMA harus mengambil peran sebagai pusat inovasi pertanian dan kedaulatan pangan,” katanya.</p>
<p>Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat riset, hilirisasi hasil penelitian, serta kekayaan intelektual di bidang pertanian yang dilakukan oleh PTMA. Dari kerja sama ini PTMA proaktif memajukan kehidupan bangsa.</p>
<p>Agenda ini disambut baik oleh Rektor UMS, Harun Joko Prayitno. Dia berharap kerja sama ini dapat dijalankan secara berkelanjutan, sehingga PTMA memiliki tindakan nyata untuk peningkatan pertanian dan kesejahteraan petani.</p>
<p>“Kami ingin mendorong lahirnya konsorsium riset unggulan di bidang pangan, melibatkan seluruh PTMA dan didukung penuh oleh Kementerian Pertanian,” katanya.</p>
<p>“UMS dan PTMA lainnya memiliki sumber daya besar. Dengan riset kolaboratif dan dukungan pendanaan lintas lembaga, hasilnya akan nyata dan bermanfaat bagi masyarakat,” sambungnya.</p>
<div class="jnews_inline_related_post_wrapper left half">
<div class="jnews_inline_related_post">
<div class="jeg_postblock_29 jeg_postblock jeg_module_hook jeg_pagination_nextprev jeg_col_1o3 jnews_module_77658_0_69033d864b5d4   " data-unique="jnews_module_77658_0_69033d864b5d4">
<div class="jeg_block_navigation">
<div class="jeg_block_nav "><i class="fa fa-angle-left"></i> Pada kesempatan yang sama Kepala Pusat PVTPP Kementerian Pertanian RI, Leli Nuryati menilai penandatangan MoU ini tak sebatas formalitas dan administratif, melainkan langkah nyata memperkuat hilirisasi riset perguruan tinggi.</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p>“Kemitraan dengan PTMA ini strategis karena perguruan tinggi menjadi pusat inovasi. Kami ingin hasil riset dosen dan mahasiswa tidak berhenti di publikasi, tetapi menjadi aset intelektual yang bernilai ekonomi dan berdampak bagi petani,” tutur Leli.(R/SDA)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polres Metro Depok Siapkan 240 Personel Amankan Ngaji Bareng Gus Iqdam</title>
		<link>https://www.jejak-news.com/polres-metro-depok-siapkan-240-personel-amankan-ngaji-bareng-gus-iqdam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Oct 2025 06:17:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jejak Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Ngaji Bareng Gus Iqdam]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Metro Depok]]></category>
		<category><![CDATA[Siapkan 240 Personel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.jejak-news.com/?p=4805</guid>

					<description><![CDATA[JN-Polres Metro Depok menyiapkan 240 personel untuk mengamankan kegiatan Ngaji Bareng Gus Iqdam dalam rangka Hari Santri Nasional di kawasan Depok Open Space (DOS), Jalan Margonda Raya, depan Balai Kota Depok, pada Jumat (24/10) malam. Kasat Lantas Polres Metro Depok, Kompol Joko Sembodo, menjelaskan pengamanan dilakukan secara menyeluruh, baik di lokasi utama kegiatan maupun di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JN-Polres Metro Depok menyiapkan 240 personel untuk mengamankan kegiatan Ngaji Bareng Gus Iqdam dalam rangka Hari Santri Nasional di kawasan Depok Open Space (DOS), Jalan Margonda Raya, depan Balai Kota Depok, pada Jumat (24/10) malam.</p>
<p>Kasat Lantas Polres Metro Depok, Kompol Joko Sembodo, menjelaskan pengamanan dilakukan secara menyeluruh, baik di lokasi utama kegiatan maupun di jalur sekitar. Selain itu, kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan di sepanjang Jalan Margonda Raya.</p>
<p>“Personel yang dikerahkan berjumlah 240 orang dari berbagai satuan fungsi. Kami siapkan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas agar kegiatan berjalan lancar dan aman,” ujarnya kepada berita.depok.go.id, Kamis (23/10/25).</p>
<p>Kompol Joko mengimbau masyarakat menghindari jalur depan traffic light (TL) Ramanda hingga Balai Kota Depok saat acara berlangsung. Ruas jalan utama tersebut berpotensi padat akibat tingginya jumlah jemaah dan pengunjung.</p>
<p>“Bagi pengguna jalan yang tidak berkepentingan, sebaiknya mencari jalur alternatif agar tidak terjebak kemacetan di sekitar Jalan Margonda dan lokasi acara,” tambahnya.</p>
<p>Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Polres Metro Depok bersama pihak terkait telah menyiapkan sejumlah kantong parkir di sepanjang Jalan Margonda, antara lain di ITC Depok, Terminal Depok, dan Zam Zam Square.</p>
<p>Selain itu, mekanisme contra flow juga disiapkan apabila volume kendaraan meningkat signifikan di jalur utama.</p>
<p>“Kami akan memberlakukan contra flow bila arus kendaraan terlalu padat agar sirkulasi lalu lintas tetap berjalan,” jelasnya.</p>
<p>Kompol Joko mengingatkan masyarakat yang hadir agar tertib, mematuhi arahan petugas, serta menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.</p>
<p>“Tujuan kami memastikan seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kami berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan petugas di lapangan,” tutupnya.(R/SDA)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
